Tidak Salafi Karena Jenggot Dihabisi

Standar

By: muhammad abduh

السؤال : أعلم بوجوب اللحية ولكن يوجد صعوبة عندنا في بلادنا من ترك اللحية , مع العلم أنه يوجد أناس ملتحية ولكن تجدهم إلا من رحم ربي في أرق وقلق , فما الحكم القاطع , ويوجد رأي جمهور بالوجوب وإذا كنا في عافية فما الدليل عند النقاش لأن بعض الناس الملتحية يتهموننا بأننا لسنا من أهل السنة وأن اللحية من العقيدة ؟

Pertanyaan, “Aku mengetahui wajibnya memelihara jenggot namun memelihara jenggot adalah suatu hal yang sulit di negara kami. Perlu diketahui bahwa di negari kami dijumpai banyak orang yang berjenggot namun selalu dalam kekhawatiran kecuali beberapa gelintir orang saja. Sebagian orang yang berjenggot menuduh kami yang tidak memelihara jenggot bukan termasuk ahli sunnah dan sesungguhnya memelihara jenggot itu bagian dari akidah?”

Lanjutkan membaca

Iklan

Tidak Isbal yang Perlu Dijauhi

Standar

بل إن أهل العلم قالوا أحيانا إن تطبيق بعض السنن الذي لا يحقق مطلبا من تطبيقها أو يؤدي إلى الشهرة فإن الأولى تركه قالوا

هذا في مثل أزرة المؤمن التي جاء في الحديث أنها إلى نصف الساق فإذا فعل ذلك أحد شهرة أو استعلاء أو ما إلى ذلك أو كان ذلك يؤدي إلى فتنة أو نحو ذلك فالأولى تجنبه

Syaikh Shalih bin Saad as Suhaimi dalam kajian beliau di Masjid Nabawi pada tanggal 28 Muharram 1433 H mengatakan,

“Sesungguhnya para ulama mengatakan bahwa terkadang menerapkan sebagian sunnah Nabi [yang hukumnya tidak wajib, pent] yang penerapannya tidak mewujudkan apa yang diharapkan atau menyebabkan pelakunya menjadi popular dalam pembicaraan masyarakat  maka yang lebih baik adalah meninggalkannya. Lanjutkan membaca

Beralasan dengan Celana Abu Bakar

Standar

Sebagian orang ada yang masih rancu tentang masalah isbal atau celana di bawah mata kaki. Ada yang memang sudah berniat melaksanakan ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tersebut, namun ada sebagian orang menyodorkannya padanya suatu kerancuan. Kerancuannnya adalah: Abu Bakar Ash Shidiq pernah menjulurkan celana di bawah mata kaki. Jadi menjulurkan celana di bawah mata kaki (alias: isbal) tidaklah mengapa karena ada sahabat juga yang melakukannya.

Lanjutkan membaca

Hukum Celana Di Bawah Mata Kaki

Standar

Mungkin sebagian orang sering menemukan di sekitarnya orang-orang yang celananya di atas mata kaki (cingkrang). Bahkan ada yang mencemoohnya dengan menggelarinya sebagai ‘celana kebanjiran’. Pembahasan kali ini –insya Allah- akan sedikit membahas mengenai cara berpakaian seperti ini apakah memang pakaian ini merupakan ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam atau bukan.

Lanjutkan membaca